Cara Mengurus Sertifikat Tanah Yang Hilang

Properti.handy.co.idcara mengurus sertifikat tanah yang hilang. Pengurusan permohonan sertifikat pengganti mempunyai prosedur yang panjang, maka simaklah tahapan berikut :

Cara Mengurus Sertifikat Tanah Yang Hilang

cara mengurus sertifikat tanah yang hilang

Solusi sertifikat tanah hilang

1. Laporkan ke Kepolisian

Hal pertama yang mesti dilakukan adalah dengan melaporkan tentang kehilangan sertifikat tanah ke pihak berwenang atau pihak kepolisian.

Untuk di beberapa wilayah, surat kehilangan dari Polsek saja sudah cukup. Tapi, beberapa daerah lain ada yang mensyaratkan surat kehilangan minimal dari pihak Polres.

Biasanya dari pihak kepolisian akan meminta surat pengantar dari kelurahan setempat.

Saat melapor, kamu akan diminta untuk menyebutkan nama pemilik sertifikat tanah, nomor sertifikat serta lokasi tanah.

Setelah itu, pihak kepolisian akan mengeluarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang nantinya akan dijadikan lampiran dalam syarat pengajuan di BPN.

2. Blokir Sertifikat Tanah

Bila proses penerbitan BAP di kepolisian memakan waktu yang lama, kamu bisa mengirimkan surat permohonan pemblokiran sertifikat tanah ke Kantor BPN saat sertifikat hilang dengan menceritakan kronologis kejadian.

Di tahap ini, akan dibutuhkan dokumen berupa fotokopi sertifikat tanah dan juga identitas pemilik sertifikat untuk melengkapi surat blokir yang ditujukan kepada Kepala Kantor Pertanahan.

Setelah surat blokir diterima oleh pihak BPN dan sudah dicatatkan pada buku tanah, maka tidak ada pihak lain yang bisa melakukan proses apapun terhadap tanah sampai ada permohonan untuk sertifikat pengganti.

3. Penggantian Sertifikat Tanah di Kantor BPN

Setelah BAP / Surat Keterangan Kehilangan Sertifikat Tanah diterbitkan, kamu bisa langsung mendatangi BPN untuk mengajukan permohonan pembuatan sertifikat pengganti.

4. Formulir permohonan

Di kantor BPN, kamu akan diharuskan untuk mengisi formulir permohonan. Formulir tersebut harus ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya di atas materi yang cukup.

Ini merupakan prosedur awal untuk mengajukan permohonan pembuatan sertifikat pengganti atas sertifikat tanah yang hilang.

5. Berkas Permohonan untuk Penggantian Sertifikat

Selanjutnya, kamu akan diminta untuk melengkapi berkas permohonan penggantian sertifikat. Berkas tersebut adalah:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan juga fotokopinya
  • Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
  • Fotokopi Sertifikat Tanah yang hilang (jika ada),
  • Fotokopi bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun terakhir,
  • Surat Keterangan Kehilangan serta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kehilangan sertifikat tanah dari kepolisian,
  • Surat kuasa (jika dikuasakan kepada pihak lain).

6. Keabsahan Formulir

Pihak Kantor BPN akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan keabsahan.

Keabsahan ini diperiksa dari kamu sebagai pihak yang mengajukan permohonan dengan cara meneliti dokumen-dokumen pendukung yang sudah diberikan.

7. Pengambilan Sumpah

BPN akan mengambil sumpah pada pemilik sertifikat di hadapan Kepala Kantor Pertahanan serta rohaniwan agama yang disesuaikan dengan agama pemohon.

Berita Acara Sumpah akan dibuat setelah proses selesai.

8. Pengumuman Melalui Media cetak

Pihak BPN lalu akan mengumumkan berita acara pengambilan sumpah kehilangan sertifikat tanah melalui media cetak.

Biaya pengumuman ini sepenuhnya akan ditanggung oleh si pemohon.

Tujuan dari pengumuman ini adalah memberikan waktu andai ada pihak yang merasa keberatan dengan proses penggantian sertifikat tanah yang dimohonkan.

Baca juga :

Cara mengurus IMB

Cara membuat sertifikat tanah

Pengumuman ini juga untuk memberikan kesempatan bila ada yang ingin memberikan gugatan atau sanggahan dari pihak lain tentang hal ini.

9. Pengukuran Tanah Ulang

Petugas BPN akan kembali untuk melakukan pengukuran tanah di lokasi tanah yang dimaksudkan apabila terjadi perubahan surat ukur lama dengan kondisi fisik tanah dan bangunan sekarang.

10. Penerbitan Surat Pengganti

Bila dalam kurun waktu 30 hari atau sebulan sejak pemasangan pengumuman di media cetak tidak ada pihak yang mengajukan keberatan, maka pihak kantor BPN akan menerbitkan surat pengganti.

Surat pengganti juga akan diterbitkan walaupun ada pihak yang mengajukan keberatan tapi keberatannya terbukti tidak beralasan dan tidak mempunyai dasar yang cukup.

Waktu Proses Pengurusan Sertifikat Yang Hilang

Proses yang panjang ini membutuhkan waktu kurang lebih dua sampai tiga bulan. Itu jika seluruh prosesnya berjalan lancar, jika tidak maka waktu yang dibutuhkan akan lebih panjang.

Untuk diketahui, dari solusi sertifikat tanah hilang dan sertifikatnya tidak dapat dimanfaatkan oleh orang lain.

Hal ini tentunya bisa memberikan kamu sedikit kelegaan sehingga tidak perlu panik ketika sertifikat tanah hilang.

Hal ini dikarenakan seluruh proses yang dapat dilakukan terhadap sertifikat tanah tersebut seperti menjual, menjaminkan dan proses lainnya hanya bisa dilakukan oleh orang yang namanya tercantum dalam sertifikat tersebut.

Setelah kamu mengetahui tentang jenis jenis sertifikat properti dan juga bagaimana cara mengurus sertifikat tanah yang hilang, tentu kamu sekarang tidak perlu khawatir untuk mengurus sertifikat.

Jika sertifikat yang sekarang kamu miliki ternyata tidak sesuai dengan kepemilikan, kamu bisa langsung merevisinya di kantor BPN setempat.

Semoga artikel tentang cara mengurus sertifikat tanah yang hilang ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman kalian. Terimakasih.

Cara Mengurus Sertifikat Tanah Yang Hilang | ahmad handi | 4.5